Senin, 27 Agustus 2012

Kapan Tepatnya Peristiwa Kematian dan Kebangkitan Isa Terjadi

﴾ Qs Maryam [19]:33 ﴿
Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali".



Kalau Muslim menganggap kematian dan Kebangkitan Isa terjadi dimasa yang akan datang, maka urustan Qs Maryam diatas salah, ada peristiwa krusial yang dilewatkan Alloh, yaitu Dinaikan dan diturunkannya kembali.

Sebab Hal Kenaikan Isa dan
Turunnya Isa adalah sebuah topik kesejahteraan bagi Isa juga,

Seharusnya ayat tsb berbunyi seperti demikian:

"Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku dinaiklan, pada hari aku diturunkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali".

tidak lepas dari itu saja Dalam ayat Maryam adalah merupakan kesaksian yang keluar dari mulut Isa Almasih (Sayidina Isa Al-Masih) itu sendiri, yang mengisyaratkan bahwa kematiannya telah dekat, serta pemberitaan akan kebangkitannya (Hidup kembali). Dengan kata “Ub asyu Hayya” jelas sekali menunjukkan “hidup kembali dari kematian”, berbeda dengan makna kebangkitan pada hari kiamat. Hidup kembali tidak akan ada, kalau tidak ada terlebih dahulu “kematian yang real.”

Mari kita telusuri lagi perbedaan diayat lainnya

﴾ Ali Imran:55 ﴿
(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya".

Kalau kita mengacu kepada Qs Maryam: 33 dengan Ali Imran: 55 maka arti "dibangkitkan hidup kembali" pada Qs Maryam seharusnya dipahami dengan pengertian "diangkat kepada Allah"


Jadi ayat Qs Maryam seharusnya berbunyi seperti demikian,

[YANG DITULIS KAPITAL SUDAH MENGALAMI PENYESUAIAN TERHADAP QS ALI IMRAN]

﴾ Maryam:33 ﴿
Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku DIANGKAT KEPADA ALLAH".

dan ini akan menjadi sangat aneh sekali, sebab bagaimana mungkin Isa diangkat kepada Allah saat Dia dalam keadaan Mati tanpa dihidupkan kembali??

Jadi jelas mau tidak mau Muslim harus menerima bahwa Isa memang benar-benar sudah mati di masa yang lalu....

Maryam:33
Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali".

Mengapa Isa lebih cocok dikatakan sudah mati dimasa yang lalu, daripada dimasa yang akan datang dan dibangkitkan diakhirat bersama-sama dengan orang mati lainnya

Karna Kebangkitan HANYA terjadi didalam dunia

Qs Al A'raf:25
Allah berfirman: "Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.

Jadi siklus tsb HANYA tepat bila Isa memang benar-benar sudah mati dimasa lampau, dan sudah dibangkitkan pula dimasa itu.

﴾ Ali Imran:55 ﴿
(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya".

Selain itu Qs Ali imran pun menegaskan bahwasannya setelah Isa diangkat kepada Allah, kehidupan tidak berhenti seketika itu saja

Namun akan ada masanya dimana Pengikut-pengikut Isa yang bertugas untuk melanjutkan misi dakwah Isa yang membedakan para Hawariyyin dari antara orang kafir lainnya....

Akan ada masa dimana Isa benar=benar sudah mati sebelum akhirnya ia dibangkitkan untuk kemudian diangkat kepada Allah

5 komentar:

  1. Ingat dlm Al Quran nabi Isa tidak mati di tiang salib, yg mati di tiang salib adalah murid yg berkhianat yg diserupai seperti nabi Isa.
    Diangkatnya nabi Isa kelangit, semua roh para nabi ada pd tempat khusus yg disediakan Allah.
    Kebangkitan itu akan terjadi setelah kiamat nanti. Semua manusia akan dibangkitkan.
    Pengikut nabi Isa, bukan pengikut yg sekarang, tapi murit2 nabi Isa yg ikut melarikan diri dan merahasiakan waktu penangkapan.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  3. yang jadi pangkal kekisruhan dari dulu adalah ini:
    waqawlihim innaa qatalnaa almasiiha 'iisaa ibna maryama rasuula allaahi wamaa qataluuhu wamaa
    shalabuuhu walaakin syubbiha lahum wa-inna alladziina ikhtalafuu fiihi lafii syakkin minhu maa lahum
    bihi min 'ilmin illaa ittibaa'a alzhzhanni wamaa qataluuhu yaqiinaan
    bal rafa'ahu allaahu ilayhi wakaana allaahu 'aziizan hakiimaan

    syubhiha lahum ->>> lahum adalah bentuk jamak orang ketiga artinya mereka ,syubiha artinya disamarkan
    syubhiha lahum terjemahan bebasnya harusnya disamarkan bagi mereka ,

    jika ayat ini diartikan Isa tidak mati di kayu salib maka semua ayat jadi bertabrakan satu sama lain

    Isa sungguh dipaku di kayu salib dan mati namun bangkit hidup kembali sesuai ayat ini yakni disamarkan
    proses penyaliban nya bagi mereka( Yahudi ), tidak disalib karena salib merupakan hukuman mati sedang
    Isa masih hidup diujung ceritanya dan tidak pula berhasil membunuh Isa karena juga walhasil Isa masih hidup
    diakhir cerita nya .Orang Yahudi (disini disebut kafir) tidak yakin berhasil membunuh karena mayat Isa tidak ada.
    kemana mayat Isa ? tidak ada !! karena : rafa'ahu allaahu ilayhi , Allah mengangkat Isa beserta ruh dan badanNya

    seusai dengan Ali Imran ayat 55 :
    idz qaala allaahu yaa 'iisaa innii mutawaffiika waraafi'uka ilayya wamuthahhiruka mina alladziina kafaruu

    Pengangkatan Isa harus dengan tubuhNya karena tujuannya adalah membersihkan Isa dari kaum kafir (yahudi)
    dan harus dalam kondisi hidup karena tujuannya adalah menyelamatkan Isa dari pembunuhan
    Jadi Isa harus mati kemudian dihidupkan kembali ini menunjukkan trik/rancangan yang luarbiasa yang hanya Allah saja
    sanggup melakukan nya sesuai dengan Ali Imran ayat 54
    wamakaruu wamakara allaahu waallaahu khayru almaakiriina
    dan Allah adalah pembuat rencana Maha Agung

    dan tak seorang pun sanggup melawan rancangan Allah ini sehingga umat Yahudi terpedaya karena kesalahan dan dosa
    mereka sendiri

    Itulah intisari dari semua ayat al quran ini

    BalasHapus
  4. LOL... Bukankah ketika dikatakan "DIBANGKITKAN HIDUP KEMBALI" justru seharusnya mengalami KEMATIAN terlebih dahulu?!...

    BalasHapus