Minggu, 05 Agustus 2012

Allah swt Tidak Maha Tahu

Kunci Kesuksesan Awloh untuk menerima gelar Ke-MahaTahu-annya, adalah sering-sering nanya biar makin pandai

Kalimat TANYA bag 1

Apakah itu yang di tangan kananmu, hai Musa? [Qs Thahaa [20]:17 ]

Kalimat TANYA bag 2
Mengapa kamu datang lebih cepat daripada kaummu, hai Musa? [Qs Thahaa [20]:83]

Kalimat TANYA bag 3
Apakah kamu menghendaki untuk meminta kepada Rasul kamu seperti Bani Israel meminta kepada Musa pada zaman dahulu? [Qs Al'Baqarah [2]: 108]

Kalimat TANYA bag 4.
Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, perlihatkanlah padaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati". Allah berfirman: "Belum yakinkah kamu?" [Qs Al Baqarah [2]: 260]

Kalimat TANYA bag .5.
Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenarannya).  [Qs Ali'Imran [3]: 70]

Kalimat TANYA bag 6
Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? [Qs At-Taubah [9]: 38]

Kalimat TANYA bag 7
Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? [Qs Yunus [10]: 98]

Kalimat TANYA bag 8
Allah berfirman: "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu?" [Qs Al Hijr [15]:32]

Kalimat TANYA bag 9
Tidak ada (penduduk) suatu negeri pun yang beriman yang Kami telah membinasakannya sebelum mereka; maka apakah mereka akan beriman? [Qs Al Anbiyaa [21]: 6]

Kalimat TANYA bag 10
Apakah yang terjadi padamu? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan? Maka apakah kamu tidak memikirkan?  Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata?  [Qs As Shaaffaat [37]: 154-156]

rata-rata semua pertanyaan Awloh DIJAWAB oleh manusia sehingga Awloh semakin lama semakin tahu <-------- bisa dibilang mulai pintar

dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan Awloh Sang MahaTahu lainnya yang tidak turut saya kutip, namun bukan hanya sampai disini saja sebab ada beberapa kisah yang dituntut manusia untuk dibukakan oleh Awloh dengan je;as namun Awloh tidak mampu menjelaskannya sehingga memunculkan kebingungan diantara umat manusia terkhusus Muslim


1. Awloh BELUM sempat nanya siapa yang "menyerupakan Isa" karna Awloh KEBINGUNGAN mau bertanya kepada siapa sehingga yang ada hanyalah kebingungan di pihak manusia saja khususnya Muslim.

[Qs An Nissa [4]: 157]
dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.


2. Awloh KEBINGUNGAN menjawab berapa orang Nasrani yang tertidur selama ratusan tahun didalam gua Al Kahfi

[Qs Al Kahfi [18]: 22]
Nanti (ada orang yang akan) mengatakan (jumlah mereka) adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan: "(Jumlah mereka) adalah lima orang yang keenam adalah anjingnya", sebagai terkaan terhadap barang yang gaib; dan (yang lain lagi) mengatakan: "(Jumlah mereka) tujuh orang, yang kedelapan adalah anjingnya". Katakanlah: "Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit". Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda-pemuda itu) kepada seorang pun di antara mereka

3. Awloh juga kebingungan menjawab berapa lamanya pemuda tersebut tertidur didalam gua

Qs Al Kahfi [18]: 11-12
Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu, kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu yang lebih tepat dalam menghitung berapa lamanya mereka tinggal (dalam gua itu).


Mari kita lanjut kepada kasus Ketidak tahuan Awloh

4. Awloh tidak tahu kalau akan adanya manusia yang akan merubah-rubah Firmannya [Injil dan Taurat] sehingga awloh lupa untuk menjaga firmannya yang terdahulu menyebabkan jutaan manusia harus menjadi kafir dan memercayai kebohongan.

 (Qs 2:79)
Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan

5. Alloh tidak tahu kalau Dzulkarnaen adalah Alexander The Great seorang Homoseksual dan Penyembah Berhala

 Qs 18:84-88
Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu, maka diapun menempuh suatu jalan. Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenamnya matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Dzulqarnain,kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka". Berkata Dzulqarnain: "Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia dikembalikan kepada Rabbnya, lalu Dia mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya. Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan Kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah Kami". 

 6. Alloh Lupa kalau dirinya punya Anak bernama Latta, Manat dan Uzza

Qs 51:19-23
Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap al Lata dan al Uzza, dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)? Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah)nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka. 

7. 



Allah tidak yakin?
QS 60:7. Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

QS 17:51. atau suatu makhluk dari makhluk yang tidak mungkin (hidup) menurut pikiranmu.” Maka mereka akan bertanya: “Siapa yang akan menghidupkan kami kembali?” Katakanlah: “Yang telah menciptakan kamu pada kali yang pertama.” Lalu mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata: “Kapan itu (akan terjadi)?” Katakanlah: “Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat“,

QS 9: 102. Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampurbaurkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.

QS 5: 52. Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.

Tidaklah mungkin Tuhan yang Maha Tahu segalanya berkata “mudah-mudahan”, terkecuali itu adalah ucapan manusia.

Alloh Yang BELUM TAHU

Allah belum tahu?

Dalam ayat Surat Al Baqarah, AUWLOH ingin para Muslim menjadi saksi satu sama lain dan melakukan eksperimen dg kiblat dan AUWLOH bahkan mengaku bahwa perihal kiblat ini dibuat hanya utk menolongNYA membedakan siapa yg ikut Muhamad dan siapa yg tidak (dgn kata lain, AUWLOH sebenarnya TIDAK TAHU siapa yg ikut Muhamad dan siapa yg tidak!):
Q 2:143 Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh AUWLOH; dan AUWLOH tidak akan menyia-nyiakan imanmu…
Dalam ayat dari Surat Al Imran, AUWLOH menjelaskan kenapa Dia membuat Muslim kalah dalam Perang Uhud. Menurut Quran, semua ini adalah latihan utk menolong AUWLOH membuat keputusan akan siapa yg sungguh-sungguh layak masuk surga. (baca: AUWLOH TIDAK TAHU siapa yg sungguh layak masuk surga!)
Q 3:142 Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi AUWLOH orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar.
Mereka adalah muslim sejati yg berperang dijalan AUWLOH, yg sepenuhnya yakin akan Dia, tapi ternyata Dia membuat mereka sengsara karena Dia cuma mau nge-test saja!
Dalam ayat Surat al Ana’am, AUWLOH menggunakan hewan buruan sebagai test bagi muslim (baca: AUWLOH TIDAK TAHU siapa orang yg takut kpdNya):
Q 5:94 Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya AUWLOH akan menguji kamu dengan sesuatu dari binatang buruan yang mudah didapat oleh tangan dan tombakmu supaya AUWLOH mengetahui orang yang takut kepada-Nya, biar pun ia tidak dapat melihat-Nya. …
(IDEM !)
Dan disini ujian ketahanan, dijelaskan dalam Surat Al Tauba, utk tujuan yg sama :
Q 9:16 Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan (begitu saja), sedang AUWLOH belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain AUWLOH, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Dan AUWLOH Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Dan ayat ini dari Surat Saba :
Q 34:21 Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.
Dalam ayat berikut dari AUWLOH menjelaskan bahwa Dia perlu melakukan beberapa percobaan utk mengenali yg baik dari yg jahat:
Q 47:31 Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.
Bukti-bukti sudah bertebaran bahwa Quran hanya buku bercabang dan penuh kesalahan buatan manusia. Ayat-ayat diatas hanya menambah kpd setumpuk bukti yg telah ada. Dalam karyanya ‘Who Authored the Quran’ Abul Kasem mengatakan dg tepat: “Menyebut AUWLOH sebagai penulis Quran, kupikir, adalah kebohongan paling besar terhdp umat manusia selama lebih dari satu millenium”.
Orang-orang ambisius dan oportunis dalam nama AUWLOH berkumpul dibawah kepemimpinan Muhamad utk menciptakan Quran dg mengadaptasi, mengubah dan menjiplak kitab-kitab lain sebelumnya dan menjadikanya sbg hujatan terbesar sepanjang jaman.

Jelas dari ayat di atas, bukan Allah yang belum tahu, tapi Muhammad-lah yang belum tahu.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar