Minggu, 15 Juli 2012

Cuci Otak Melalui Sholat

Oleh Taqqiya Tactician
Apa yang ingin dicapai Muhamad lewat sholat? Doa muslim ini tidak lain dibentuk untuk mencuci otak pengikutnya agar tunduk sepenuhnya tanpa syarat kepada Allah dan rasulNya.
Saya sejak kecil sudah banyak ingin tahu. Saya selalu tanya hal² yang orang dewasa tidak bisa jawab.
Saya ingat bertanya kepada ibu saya; mengapa kita harus mengatakan:
‘Assalamu Alaikum’ pada akhir sholat dan menolehkan kepala ke kedua sisi bahu?

Kata ibu saya, ada dua malaikat, masing² duduk disetiap bahu. Tugas mereka adalah untuk mencatat segala kelakuan dan perkataan manusia. Perkataan yang jelek dicatat oleh yang duduk di bahu sebelah kiri, sementara yang baik² dicatat oleh yang duduk di bahu sebelah kanan. Ternyata, malaikat senang kalau disalami. Jadi tujuannya adalah untuk mencari muka pada yang duduk dibahu kiri agar ia menghapuskan beberapa kelakuan jelek kita dari daftarnya!

Ini seluk beluk melengkapi sholat:
Lihat ke bahu di sisi kanan (ke malaikat yang mencatat kelakuan baikmu), dan lalu ke sisi kiri (ke malaikat yang mencatat kelakuan jelekmu); sambil setiap kali menyebut: As Salaamu ‘alaikum wa rahmatulaah
Bahkan pada umur 10 atau 11 pun saya sudah malu bahwa saya rela dibohongi dengan sedemikian mudahnya. Kekuatan indoktrinasi begitu kuat sampai memakan waktu bertahun² bagi saya untuk dapat menyadari absurditas dan kekonyolan ritual ini. Yang paling parah adalah bahwa orang tua saya sendiri yang mencekoki kebohongan macam. Kenyataan bahwa satu milyar orang masih juga percaya dlm dongeng² konyol ini bukan alasan bagi saya untuk mempercayainya. Tapi paling tidak saya mengharapkan orang tua agar berlaku demi kepentingan baik anaknya dan tidak hanya menyemprot saya dng tipuan belaka.

Kalau kau merasa cerita tentang malaikat yang nongkrong di bahumu ini aneh, lihatlah apa yang dikatakan sang nabi Islam. Ini lebih aneh! Muhamad ternyata memang percaya kuat kepada sosok² mitologi seperty jinn, malaikat dan setan yang bisa menginvasi tubuh manusia dan bersarang didalamnya.

Sahih Bukhari Volume 4, Buku 54, Nomor 516
Diriwayahkan Abu Huraira:
Nabi mengatakan, “Jika kalian bangun dari tidur dan mengambil wudhu, kau harus mencuci hidung dengan memasukkan air kedalamnya dan buang ingus tiga kali, karena Setan telah tinggal di bagian atas hidungmu semalaman.” 

Sahih Bukhari Volume 4, Buku 54, Nomor 492
Narrated ‘Abdullah:
Diceritakan kepada nabi tentang seorang lelaki yang tidur dari malam sampai pagi hari. Nabi mengatakan, “Ia lelaki yang kupingnya dikencingi Setan.” 

Sahih Bukhari Volume 2, Buku 22, Nomor 323
Narrated Abu Huraira:
Rasullulah, “Saat azhan bagi sholat didengungkan, Setan segera lari sambil kentut agar ia tidak ia tidak dapat mendengarkan adzan dan saat seruan adzan selesai ia akan kembali, dan saat Iqamah diumumkan, Setan melarikan diri lagi.”

Kau rasa saya mengada-ada? Lihatlah rubrik Tanya Jawab dengan para pakar ternama dalam situs popular dibawah ini. Muslim menelan dengan senang hati segala pernyataan konyol nabi dan tidak menganggapnya sedikitpun aneh.

“Para pakar Muslim menjelaskan bahwa hidung adalah cara mencapai otak dan pikiran manusia. Setan mencoba memasukkan ide² dan gagasan²nya ke otak orang selagi ia tertidur. Cara pengobatan terbaik adalah kalau bangun, bersihkan hidung, ambil wudhu dan memohon perlindungan Allah. “

Nah, sekarang mari melihat detil² sholat. Ingat kau harus berbahasa Arab, biarpun kau tidak mengertinya.
Pembacaan setiap rakah kedua memerlukan perhatian khusus.

At Tahiyyaatu lilaahi was Salawaatu wat tayibaatu
As Salaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatul laahi wa barakaatuh
As Salaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ebaadillaahis saaliheen,

(tangan di lutut, angkat jari depan tangan kanan) Ash hadu allaa ilaah ilallaah Wa ash hadu anna Muhammadan ‘abduhuu wa rasuuluh

Muslim, tahukah kau arti kalimat² diatas? Tolong tanya para mukminin untuk terjemahan tepatnya.
Terjemahan:
Semua salam, rahnmat dan tindak baik ada dariMu, ya Allah.
Salam kdpmu, ya nabi, dan pengampunan dan rahmat dari Allah.
Damai beserta kami dan abdi² Allah yang benar.
Saya bersaksi bahwa tidak ada yang patut dipuja kecuali Allah.
dan saya bersaksi bahwa Muhamad adalah abdiNya dan rasulNya.

Dan pada akhir sholat, pada rakah penutup, pembacaan berbunyi:

Allaahumma salli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa ali Muhammadin
Kamaa sallaita ‘alaa Ibraaheema wa ‘alaa ali Ibraaheema
Innaka hameedun Majeed
Alaahumma baarik ‘ala Muhammadin wa ‘alaa ali Muhammadin
Kamaa baarakta ‘alaa Ibraaheema wa ‘alaa ali Ibraaheema
Innaka hameedun Majeed 

Terjemahan:
Ya Allah, rahmatilah Muhamad kami dan pengikut Muhamad; Spt kau telah memberi rahmatMu kepada Ibrahim dan pengikut Ibrahim.
Tentu kau adalah yang Maha Besar, Maha Kuasa.
Ya Allah, ridhoilah Muhamad dan pengikut Muhamad;
Seperti Kau juga meridhoi Ibrahim dan rakyat Ibrahim.
Surely you are the Praiseworthy, the Glorious.

Nah, dari atas itu apa yang dapat kau simpulkan dari psikologi orang bernama Muhamad ini? Bukankah ini mekanisme indoktrinasi lewat pengulangan kalimat² agar dijejali dalam otak kita? Si narsisis (orang yang terlalu cinta diri sendiri) bernama Muhamad ini bukan hanya menuntut agar sosoknya dipuja tetapi dipuja secara bertubi2. Penuhanan terhdp sosok nabi ini dituntut dari setiap muslim dan memastikan bahwa si nabi pedofil dan pembunuh masal ini tidak dapat dikritik dan dituntut pertanggungjawabannya.

Jika Quran penuh dengan ayat² seperti yang dibawah ini, mengancam neraka bagi mereka yang tidak patuh pada nabi, Muhamad pasti memiliki alasan untuk mencakupkannya dlm Quran dan menganggapnya sbg kata² Tuhan.

Quran 4:115
Siapapun yang menentang rasul bahkan setelah ajaran dijelaskan kepadanya, dan mengikuti jalan selain jalan orang² yang beriman,
Kami akan meninggalkannya dalam jalan yang dipilihnya, dan membuangnya ke Neraka.

Betapa mengerikan pengungsian macam itu!
Malah ada hadis² dan ayat² dalam Quran yang meningkatkan status Muhammad kepada status dewa yang tidak pernah boleh ditanyai (ini sama saja dengan mempertanyakan Tuhan), melainkan hanya boleh dicintai dan dihormati tanpa syarat.

Sahih Bukhari Volume 1, Buku 2, Nomor 013
Dilaporkan Abu Huraira: Kata rasulullah: “… tidak ada yang mendapatkan Iman sebelum ia MENCINTAI SAYA LEBIH DARI AYAHNYA, ANAK²NYA DAN SEMUA UMAT MANUSIA.” (baca: umat manusia disini berarti, umat MUSLIM) 

Quran 3:31
Katakan (ya Muhamad kepada manusia): kalau kau cinta Allah, ikuti saya; Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa² kamu. … 

Quran 33:56
Allah dan Malaikat²nya berdoa dan memuja (Allah berdoa?) nabi, wahai orang beriman! Berdoa dan pujalah ia dan salamilah ia dengan rasa hormat yang paling tinggi. 

Quran 4:69
Siapapun yang mematuhi Allah dan Rasulnya, mereka akan berkumpul dengan mereka yang Ia sukai: para nabi, para martir dan mereka yang Benar…

Rasulallah memang tahu benar bagaimana memenuhi keinginannya agar dipuja secara terus menerus. Ia bukan saja berhasil memijat egonya yang meluap-luap itu 5 kali sehari, ia juga berhasil menjauhkan pengikutnya dari pertanyaan. Beranikah kau meragukan atau mempertanyakan nabi yang nantinya akan mengundang kemarahan Allah???

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar