Minggu, 16 September 2012

Quran Memanipulasi Kisah Alkitab

1. MUSA DAN MATA AIR

QS 2: 60 Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman: "Pukullah batu itu dengan tongkatmu". Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air. Sungguh tiap-tiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing) Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan.

KELUARAN 15:27
Sesudah itu sampailah mereka DI ELIM; di sana ada DUA BELAS MATA AIR dan tujuh puluh pohon korma, lalu berkemahlah mereka di sana di tepi air itu.

KELUARAN 17:6
Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu DI HOREB; haruslah KAUPUKUL GUNUNG BATU ITU DAN DARI DALAMNYA AKAN KELUAR AIRr, sehingga bangsa itu dapat minum." Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel.

Tidak ada kisah didalam Alkitab mengenai 12 mata air yang dimiliki oleh masing-masing suku Israel seperti yang dikonfirmasi ayat Quran diatas. Kisah Musa memukul gunung batu terjadi di HOREB [Keluaran 17:6], sedangkan 12 mata air yang dimaksud terdapat di ELIM [Keluaran 15:7] ....


2. ABRAHAM DAN MEKAH

QS AL BAQARAH [2]:125
Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, yang iktikaf, yang rukuk dan yang sujud".

Kisah Quran ini fiksi dan dilatari oleh Mitos, dikarnakan tidak adanya bukti Arkeologis yang membenarkan tanda-tanda/kemungkinan Ibrahim melakukan perjalanan kesana.

KEJADIAN 21:9
Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri. Berkatalah Sara kepada Abraham: "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak." Hal ini sangat menyebalkan Abraham oleh karena anaknya itu. Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: "Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.

KEJADIAN 21:14
Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.

Abraham sama sekali tidak turut menemani Ismail dan Hagar saat mereka diusir keluar rumah Abraham....r



3. SAUL DAN GIDEON DAN GOLIATH

Quran Bingung membedakan Kisah SAUL dengan Kisah Gideon didalam Alkitab.

QS AL BAQARAH [2]:249
Maka tatkala Thalut [SAUL] keluar membawa tentaranya, ia berkata: "Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya, bukanlah ia pengikutku. Dan barang siapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka ia adalah pengikutku." Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata: "Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut [GOLIATH] dan tentaranya." Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata: "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar."

Tidak ada dalam 1 Samuel 17-18 diinformasikan Alkitab bahwa SAUL pernah mengalami hal yang diceritakan surah Quran diatas 'menguji pengikutnya yang layak diajak berperang dengan melihat cara mereka mengambil air dari sungai', Namun kisah ini amat dekat dengan Kisa Gideon saat memilih pasukan yang ikut berperang dengannya dengan melihat cara mereka mengambil air dari sungai.

HAKIM-HAKIM 7:5
Lalu Gideon menyuruh rakyat itu turun minum air, dan berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Barangsiapa yang menghirup air dengan lidahnya seperti anjing menjilat, haruslah kaukumpulkan tersendiri, demikian juga semua orang yang berlutut untuk minum."


5. ZAKHARIAH DAN KEBISUAN

Quran bingung menghitung berapa lama Zakharia mengalami Kebisuan saat merendahkan informasi yang diberikan Malaikat mengenai kelahiran Yohanes Pembaptis.

QS ALI IMRAN [3]: 41
Berkata Zakaria: "Berilah aku suatu tanda (bahwa istriku telah mengandung)". Allah berfirman: "Tandanya bagimu, kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari".

Alkitab mencatat Kebisuan Zakharia adalah selama 9 bulan sebagai pemberitaan peristiwa kelahiran, dan bukan 3 hari seperti yang dikisahkan Alquran.

LUKAS 1:62-65
Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anaknya itu. Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: "Namanya adalah Yohanes." Dan merekapun heran semuanya. Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah.
AKHARIA


6. YESUS MENERIMA HIDANGAN DARI SURGA

Quran membedakan mana kisah yang dialami Yesus dan mana yang dialami Petrus

QS AL MAIDAH [5]:114-116
Isa putra Maryam berdoa: "Ya Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah Pemberi rezeki Yang Paling Utama". Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barang siapa yang kafir di antaramu sesudah (turun hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia". Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?" Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib".

satu-satunya kisah yang mirip dengan yang dialami Yesus sesuai penceritaan Quran adalah terdapat didalam Lukas 22:30 di mana Yesus memberitahu murid-muridNya bahwa mereka akan makan semenja dengan Yesus didalam kerajaan sorga. Kisah turunnya hidangan dari langit adalah pengalaman Petrus saat mendapatkan pengelihatan diberikan makanan haram dan halal yang artinya adalah keselamatan bagi segala bangsa termasuk orang non Yahudi, kisah ini terdapat di dalam Kisah Para Rasul l0 :9-15.

LUKAS 22:30
bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

KISAH PARA RASUL 10
(9) Keesokan harinya ketika ketiga orang itu berada dalam perjalanan dan sudah dekat kota Yope, kira-kira pukul dua belas tengah hari, naiklah Petrus ke atas rumah untuk berdoa.
(10) Ia merasa lapar dan ingin makan, tetapi sementara makanan disediakan, tiba-tiba rohnya diliputi kuasa ilahi.
(11) Tampak olehnya langit terbuka dan turunlah suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya, yang diturunkan ke tanah.
(12) Di dalamnya terdapat pelbagai jenis binatang berkaki empat, binatang menjalar dan burung.
(13) Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: "Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah!"
(14) Tetapi Petrus menjawab: "Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir." (15) Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram."


7. MUSA - FIRAUN DENGAN HAMAN DAN MENARA BABEL

QS AL QASHASH [28]: 38
Dan berkata Firaun: "Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah hai Haman untukku tanah liat, kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa dia termasuk orang-orang pendusta".


Alquran mencampur adukan Kisah Haman yang sesungguhnya adalah Pembesar raja Ahasyweros dijaman Ester pada masa pembuangan, yang saat itu hendak membinasakan orang Israel oleh karna mereka tidak mau tunduk kepada aturan yang diberikan raja, [Ester 3]. dengan Kisah Firaun-Musa yang jaraknya ratusan tahun lamanya ditambah kisah pembangunan menara Babel yang tingginya menjulang ke langit dengan maksud menjumpai Tuhan semesta alam.

Ester 3:1
Sesudah peristiwa-peristiwa ini maka Haman bin Hamedata, orang Agag, dikaruniailah kebesaran oleh raja Ahasyweros, dan pangkatnya dinaikkan serta kedudukannya ditetapkan di atas semua pembesar yang ada di hadapan baginda.

Kejadian 11
(2) Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana.
(3) Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik." Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan ter gala-gala sebagai tanah liat.
(4) Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi."


8. MUSA - ANAK LEMBU EMAS - SAMARIA - HOSEA

QS THAAHAA [20]
[85] Allah berfirman: "Maka sesungguhnya kami telah menguji kaummu sesudah kamu tinggalkan, dan mereka telah disesatkan oleh Samiri.
[86] Kemudian Musa kembali kepada kaumnya dengan marah dan bersedih hati. Berkata Musa: "Hai kaumku, bukankah Tuhanmu telah menjanjikan kepadamu suatu janji yang baik? Maka apakah terasa lama masa yang berlalu itu bagimu atau kamu menghendaki agar kemurkaan dari Tuhanmu menimpamu, lalu kamu melanggar perjanjianmu dengan aku?"
[88] kemudian Samiri mengeluarkan untuk mereka (dari lubang itu) anak lembu yang bertubuh dan bersuara, maka mereka berkata: "Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa".
[90] Dan sesungguhnya Harun telah berkata kepada mereka sebelumnya: "Hai kaumku, sesungguhnya kamu hanya diberi cobaan dengan anak lembu itu dan sesungguhnya Tuhanmu ialah (Tuhan) Yang Maha Pemurah, maka ikutilah aku dan taatilah perintahku".
[91] Mereka menjawab: "Kami akan tetap menyembah patung anak lembu ini, hingga Musa kembali kepada kami.
[92] Berkata Musa: "Hai Harun, apa yang menghalangi kamu ketika kamu melihat mereka telah sesat,
[93] (sehingga kamu tidak mengikuti aku? Maka apakah kamu telah (sengaja) mendurhakai perintahku?"
[94] Harun menjawab: "Hai putra ibuku janganlah kamu pegang janggutku dan jangan (pula) kepalaku; sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan berkata (kepadaku): "Kamu telah memecah antara Bani Israel dan kamu tidak memelihara amanahku".
[95] Berkata Musa: "Apakah yang mendorongmu (berbuat demikian) hai Samiri?"
[96] Samiri menjawab: "Aku mengetahui sesuatu yang mereka tidak mengetahuinya, maka aku ambil segenggam dari jejak rasul lalu aku melemparkannya, dan demikianlah nafsuku membujukku".
[97] Berkata Musa: "Pergilah kamu, maka sesungguhnya bagimu di dalam kehidupan di dunia ini (hanya dapat) mengatakan: "Janganlah menyentuh (aku)". Dan sesungguhnya bagimu hukuman (di akhirat) yang kamu sekali-kali tidak dapat menghindarinya, dan lihatlah tuhanmu itu yang kamu tetap menyembahnya. Sesungguhnya kami akan membakarnya, kemudian kami sungguh-sungguh akan menghamburkannya ke dalam laut (berupa abu yang berserakan).

Tampaknya Quran mengalami kebingungan dalam memahami kisah Musa dengan menyamakan begitu saja kisah jatuhnya bangsa Israel kedalam penyembahan berhala Lembu emas, dengan Kisah orang samaria didalam kitab Hosea.

Alquran menyatakan bahwa kejatuhan orang Israel kedalam penyembahan kepada Anak Lembu Emas oleh karna mendengar orang Samaria Qs 20:85-97 [Samiri], sedangkan bangsa Samaria belum ada saat jaman Musa keluar dari tanah perbudakan Mesir. Kerajaan Samaria baru muncul ratusan tahun setelah berakhirnya kisah Musa. Raja Yerobeam adalah Raja dari kerajaan Israel Utara yang sering dikenal dengan kerajaan Samaria juga mendirikan 2 patung anak lembu emas sebagai sesembahan [Hosea 8]. tampaknya Muhamad mencampur-adukan 2 peristiwa yang berbeda masa ini antara kejatuhan pertama kali orang Israel kepada penyembahan berhala [Anak Lembu Emas pada Keluaran 32:24-25] dengan kisah yang dialami Hosea dijaman raja Yerobeam.


HOSEA 8
(1) Tiuplah sangkakala! Serangan laksana rajawali atas rumah TUHAN! Oleh karena mereka telah melangkahi perjanjian-Ku dan telah mendurhaka terhadap pengajaran-Ku.
(2) Kepada-Ku mereka berseru-seru: "Ya Allahku, kami, Israel mengenal Engkau!"
(3) Israel telah menolak yang baik--biarlah musuh mengejar dia!
(4) Mereka telah mengangkat raja, tetapi tanpa persetujuan-Ku; mereka mengangkat pemuka, tetapi dengan tidak setahu-Ku. Dari emas dan peraknya mereka membuat berhala-berhala bagi dirinya sendiri, sehingga mereka dilenyapkan.
(5) Aku menolak anak lembumu, hai Samaria; murka-Ku menyala terhadap mereka! Sampai berapa lama tidak dapat disucikan,
(6) orang-orang Israel itu? Itu dibuat oleh tukang, dan itu bukan Allah! Sungguh, akan menjadi serpih anak lembu Samaria itu!


Keluaran 32
(24) Lalu aku berkata kepada mereka: Siapa yang empunya emas haruslah menanggalkannya. Mereka memberikannya kepadaku dan aku melemparkannya ke dalam api, dan keluarlah anak lembu ini."
(25) Ketika Musa melihat, bahwa bangsa itu seperti kuda terlepas dari kandang--sebab Harun telah melepaskannya, sampai menjadi buah cemooh bagi lawan mereka--



9. MIRYAM - MARYAM SAUDARA PEREMPUAN HARUN - ISTRI FIRAUN

QS MARYAM [19]: 27-28
Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina",

QS ATH TAHRIM [66]: 11-12
Dan Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: "Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang lalim", dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan Kitab-kitab-Nya; dan adalah dia termasuk orang-orang yang taat.


Alquran mengalami kebingungan membedakan antara Miryam, saudari perempuan Harun-Musa anak Imran [Qs 19:28] dengan Maria anak Eli [Lukas 3:23], yang memperanakan Yesus Kristus [Lukas 1:31]. nampaknya Muhamad tidak menyadari kekeliruan dikarnakan kemiripan nama antara Miryam-Maryam yang jelas terpisah ratusan tahun lamanya. hal ini terjadi dikarnakan nama Maria didalam bahasa arab memang divokalisasikan sama dengan nama saudari perempuan Harun, yaitu Miryam. namun tetap saja hal ini keliru karna Maryam yang memperanakan Yesus BUKANLAH saudari dari Harun-Musa, anak Imran, seorang nabiah itu.dan lebih kacaunya lagi Quran menganggap Maryam, Ibu Yesus sebagai Isteri dari Firaun, mungkin Muhamad mencampur adukan kisah historis ini dikarenakan Istri Firaun dalam Quran dikatakan orang yang saleh oleh karna telah menyelamatkan Musa. namun hal ini lagi-lagi sebuah kekeliruan historis yang terjadi didalam Quran. bagaimana pun juga Kisah Yesus dan Maryam terjadi ratusan tahun setelah kisah Musa masih kecil dan diasuh didalam keluarga kerajaan Mesir.


KELUARAN 15:20
Lalu Miryam, nabiah itu, saudara perempuan Harun, mengambil rebana di tangannya, dan tampillah semua perempuan mengikutinya memukul rebana serta menari-nari.

LUKAS 1
(27) kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
(28) Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
(29) Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
(30) Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
(31) Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.

LUKAS 3
(23) Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,




10. SALOMO - KUDA - BERHALA

QS SHAAD [38]: 30
Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya). (ingatlah) ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore. Maka ia berkata: "Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai kuda itu hilang dari pandangan". "Bawalah semua kuda itu kembali kepadaku". Lalu ia potong kaki dan leher kuda itu. Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat.


Quran sangat abstrak menggambarkan hal yang membuat murka adalah dengan memalingkan wajahnya sendiri kepada kuda-kuda kesenangannya, padahal didalam Islam perbuatan demikian bukanlah sebuah perbuatan dosa besar dan mendatangkan masalah serius sehingga harus memotong kaki-kaki kuda tsb. didalam Islam hal yang dianggap dosa besar adalah dosa syirik/menyekutukan.

sepertinya Quran mengalami kebingungan kisah historis yang diberikan didalam Alkitab, Alkitab dengan jelas menyattakan bahwa Kuda-kuda itu adalah dewa-dewa bangsa lain oleh karna Salomo terpikat kepada wanita penyembah berhala sehingga membuat Salomo pun turut jatuh kedalam penyembahan kepada berhala-berhala yang semakin memalingkan hati Salomo kepada kejahatan.

1 RAJA-RAJA 11
(1) Adapun raja Salomo mencintai banyak perempuan asing. Di samping anak Firaun ia mencintai perempuan-perempuan Moab, Amon, Edom, Sidon dan Het,
(2) padahal tentang bangsa-bangsa itu TUHAN telah berfirman kepada orang Israel: "Janganlah kamu bergaul dengan mereka dan merekapun janganlah bergaul dengan kamu, sebab sesungguhnya mereka akan mencondongkan hatimu kepada allah-allah mereka." Hati Salomo telah terpaut kepada mereka dengan cinta.
(3) Ia mempunyai tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik; isteri-isterinya itu menarik hatinya dari pada TUHAN.
(4) Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya.
(5) Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret, dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom, dewa kejijikan sembahan orang Amon,
(6) dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya.

hingga akhirnya di akhir hidupnya Salomo mengalami pertobatan dengan kembali kepada TUHAN semesta alam.

PENGKOTBAH 2:10-11
“Aku tidak merintangi mataku dari apapun yang di kehendakinya, dan aku tidak menahan hatiku dari sukacita apapun, sebab hatiku bersukacita karena segala jerih payahku. Itulah buah segalanya jerih payahku. Ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin, memang tak ada keuntungan di bawah matahari”

PENGKOTBAH 12
(13) Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.
(14) Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.


11. DAUD - KAMBING - KEADILAN ABSURB

QS SHAAD [38]:21-25
Dan adakah sampai kepadamu berita orang-orang yang berperkara ketika mereka memanjat pagar? Ketika mereka masuk (menemui) Daud lalu ia terkejut karena (kedatangan) mereka. Mereka berkata: "Janganlah kamu merasa takut; (kami) adalah dua orang yang berperkara yang salah seorang dari kami berbuat lalim kepada yang lain; maka berilah keputusan antara kami dengan adil dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus. Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor saja. Maka dia berkata: "Serahkanlah kambingmu itu kepadaku dan dia mengalahkan aku dalam perdebatan". Daud berkata: "Sesungguhnya dia telah berbuat lalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kambingnya. Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebahagian mereka berbuat lalim kepada sebahagian yang lain, kecuali orang orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh; dan amat sedikitlah mereka ini". Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertobat. Maka Kami ampuni baginya kesalahannya itu. Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik.


Aneh sekali kisah historis bila coba untuk dipahami, sesuatu kisah yang tidak mengandung unsur Theologis apapun untuk diceritakan kembali, bagaimana mungkin Daud bisa dikatakan Adil bila hanya mendengarkan pembelaan dari satu pihak saja? seandainya keadilan yang diberikan Daud adalah benar, lantas mengapa Allah menjadi mempersalahkan keadilan yang sudah diperbuat Daud dan Daud meminta ampunan ?

Mari kita melihat kisah sesungguhnya didalam Alkitab, sebenarnya apa yang sedang dialami Daud saat itu supaya kita bisa melihat ke absurban kisah yang diceritakan Alquran.

2 SAMUEL 12
(1) TUHAN mengutus Natan kepada Daud. Ia datang kepada Daud dan berkata kepadanya: "Ada dua orang dalam suatu kota: yang seorang kaya, yang lain miskin.
(2) Si kaya mempunyai sangat banyak kambing domba dan lembu sapi;
(3) si miskin tidak mempunyai apa-apa, selain dari seekor anak domba betina yang kecil, yang dibeli dan dipeliharanya. Anak domba itu menjadi besar padanya bersama-sama dengan anak-anaknya, makan dari suapnya dan minum dari pialanya dan tidur di pangkuannya, seperti seorang anak perempuan baginya.
(4) Pada suatu waktu orang kaya itu mendapat tamu; dan ia merasa sayang mengambil seekor dari kambing dombanya atau lembunya untuk memasaknya bagi pengembara yang datang kepadanya itu. Jadi ia mengambil anak domba betina kepunyaan si miskin itu, dan memasaknya bagi orang yang datang kepadanya itu."
(5) Lalu Daud menjadi sangat marah karena orang itu dan ia berkata kepada Natan: "Demi TUHAN yang hidup: orang yang melakukan itu harus dihukum mati.
(6) Dan anak domba betina itu harus dibayar gantinya empat kali lipat, karena ia telah melakukan hal itu dan oleh karena ia tidak kenal belas kasihan."
(7) Kemudian berkatalah Natan kepada Daud: "Engkaulah orang itu! Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Akulah yang mengurapi engkau menjadi raja atas Israel dan Akulah yang melepaskan engkau dari tangan Saul.
(8) Telah Kuberikan isi rumah tuanmu kepadamu, dan isteri-isteri tuanmu ke dalam pangkuanmu. Aku telah memberikan kepadamu kaum Israel dan Yehuda; dan seandainya itu belum cukup, tentu Kutambah lagi ini dan itu kepadamu.
(9) Mengapa engkau menghina TUHAN dengan melakukan apa yang jahat di mata-Nya? Uria, orang Het itu, kaubiarkan ditewaskan dengan pedang; isterinya kauambil menjadi isterimu, dan dia sendiri telah kaubiarkan dibunuh oleh pedang bani Amon.


Kisah sesungguhnya adalah Kemarahan TUHAN atas Daud yang mengambil istri Uria, Batsyeba dengan berbuat yang buruk terhadap Uria sendiri [membiarkan uria mati ditangan bani Amon] supaya Daud bisa memiliki Batsyeba secara penuh padahal sebelumnya Daud sudah memiliki isteri-isterinya sendiri.

Dari sini kita bisa melihat dengan jelas mengapa Alquran memarahi keadilan yang diperbuat Daud, sesungguhnya itu bukanlah kisah dimana Daud memberikan keadilan kepada seseorang namun kisah penyelewengan Daud, perbuatan Jahat yang dilakukan Daud sehingga membangkitkan amarah Tuhan terhadap Daud.



12. ADAM - SETAN - ALLAH

QS AL BAQARAH [2]

(31) Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!"
(32) Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
(33) Allah berfirman: "Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini". Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: "Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?"
(34) Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.
(35) Dan Kami berfirman: "Hai Adam diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai,



Kisah ini agak Janggal bila kita telusuri, bagaimana mungkin Adam ditempatkan didalam surga kalau Allah menciptakan segalanya termasuk bahan makanan yang mungkin dibutuhkan adam adalah didalam bumi.

QS FUSH SHILAT [41]:10
Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.


Alkitab pun menegaskan hal yang sama bahwa Penciptaan Adam adalah ditaman Eden [bumi]

KEJADIAN 2
(8) Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.

CIRI-CIRI LOKASI TAMAN ITU DIALIRI SUNGAI, YANG DAPAT KITA KENAL DIDUNIA

(10) Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang.
(11) Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada.
(13) Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush.
(14) Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat.


Selain itu juga Kisah sujudnya Malaikat kepada Adam jelas-jelas menentang Aturan didalam Islam sendiri yang tidak memperbolehkan sujud barang kepada siapapun juga selain Allah [QS 7:206], kekeliruan ini diperparah dengan disalahkannya Iblis/Setan yang tidak mau sujud kepada Adam padahal perintah tsb diberikan khusus kepada Malaikat. bukankah ini suatu hal yang aneh dan agak rancu....

QS AL A'ARAAF 7:206
Sesungguhnya malaikat-malaikat yang ada di sisi Tuhanmu tidaklah merasa enggan menyembah Allah dan mereka mentasbihkan-Nya dan HANYA kepada-nyalah mereka bersujud.

sepertinya Muhamad mengalami kebingungan membedakan Kisah Kejatuhan Malaikat [yang terjadi didalam surga] oleh karna mereka Menentang Tuhan semesta Alam dengan hendak menyamai Yang Maha Tinggi sehingga Tuhan harus membuang mereka dari dalam surga kedalam dunia sehingga mereka kini dikenal dengan sebutan Iblis/Satan.

YESAYA 14
(13) Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.
(14) Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!
(15) Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.

dari sini kita lihat bahwa Muhamad tertukar antara kisah kejatuhan Malaikat dari surga dengan Kisah jatuhnya Adam kedalam dosa yang sama-sama diusir [Malaikat yang jatuh di usir kedunia, Adam diusir keluar taman Eden] namun Muhamad mengubahnya sesuka hati dengan menceritakan hal yang sama sekali salah menurut alkitab.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar