Rabu, 12 September 2012

Skandal Seks Muhammad dgn Sang Menantu

Masalah yang seharusnya dipertanyakan juga oleh para Muslim dan non-Muslim adalah:

MENGAPA ALLAH SWT / MUHAMMAD NGOTOT MENIKAHKAN ZAYNAB DENGAN ZAID DI QS 33:36 (padahal Zaynab sudah tidak bersedia), SEDANGKAN DI QS 33:37 ALLAH SWT / MUHAMMAD MALAHAN MENCERAIKAN ZAYNAB DENGAN ZAID AGAR MUHAMMAD BISA MENIKAHI ZAYNAB!!



MENGAPA BERBEDA SATU AYAT SAJA, ZAINAB HARUS BERTUKAR SUAMI DENGAN SECEPAT ITU? DI QS 33:36 ZAINAB HARUS NGESEX DENGAN ZAID, SEDANGKAN DI QS 33:37 ZAINAB HARUS NGESEX DENGAN MERTUANYA SENDIRI YAKNI MUHAMMAD!!
ATURAN ILLAHI APAAN NEEEHHH?????

QS 33:36
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.

Silakan telaah asbab al-nuzul (latar belakang peristiwa, sejarah, kejadian dari ayat Qur'an) QS 33:36 di tafsir Jalalaini:
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=33&tAyahNo=36&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2

Dan tidak baik bagi Muslim atau Muslimah, saat Allah dan RasulNya telah menetapkan keputusan, untuk menentang keputusan Allah dan RasulNya. Ayat ini dinyatakan berhubungan dengan ‘Abd Allāh b. Jahsh dan saudara perempuannya Zaynab, yang mana

Nabi telah meminang Zaynab bagi Zayd b. Hāritha

. Mereka ( ‘Abd Allāh b. Jahsh dan Zaynab) benci atas pinangan ini karena tadinya mereka mengira Nabilah yang akan menikahi Zaynab. Tapi kemudian mereka tunduk menyerah karena ayat berikut: Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. Dengan demikian, Nabi memberikan Zaynab untuk dinikahi Zayd.

Lalu di suatu kejadian, Nabi melihat diri Zainab dan jatuh cinta padanya

, setelah itu Zayd tidak berselera lagi terhadap Zaynab dan berkata pada Nabi: 'Aku ingin menceraikannya.' Tapi Nabi berkata pada Zayd: 'Pertahankan istrimu bagimu,' sedangkan Allah berkata:

==============

Duladi: Hanya gara2 Nabi JATUH CINTA pada menantunya, Allah SWT, pencipta seluruh jagad raya, menurunkan firman agar sang Nabi boleh halal ngesex dengan menantunya!!!


==============

QS 33:37
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: "Tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) istri-istri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada istrinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.



Berikut tafsir QS 33:37 dari Jalalaini
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=33&tAyahNo=37&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2

Dan ketika kau (Muhammad) katakan padanya (pada Zayd) yang diperkenan Allah, dengan membimbing Zayd pada Islam dan kau (Muhammad) sendiri berkenan kepadanya dengan memerdekakannya - yang dimaksud adalah Zayd b. Hāritha, yang dulu adalah tawanan perang sebelum jaman Islam (di masa Jahiliyah). Nabi membelinya sebelum dia jadi nabi, dan memerdekakannya dan mengangkatnya jadi putranya - 'Tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada Allah' sebelum menceraikan Zaynab.

Tapi kau (Muhammad) telah menyembunyikan dalam hatimu sesuatu yang akan diungkapkan Allah, dan Dia akan mengumumkan cintamu (Muhammad) pada Zaynab dan fakta bahwa jika Zayd menceraikan Zaynab, maka kau akan menikahi Zaynab, dan kau takut orang2 akan berkata, 'Dia menikahi istri anaknya sendiri!'

, meskipun Allah harus lebih kau takuti di atas segalanya, maka nikahi Zaynab dan tak usah khawatir apa kata orang. Zayd akhirnya menceraikan Zaynab dan masa iddah Zaynab lalu berakhir. Allah berkata: Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia - Nabi ngesex dengan Zaynab tanpa ijin dari wali Zaynab dan merayakan ini bersama umat Muslim dengan roti dan daging - setelah itu tiada larangan bagi umat Muslim untuk menikahi istri dari anak2 angkat mereka, setelah anak2 angkat mereka menceraikan istri2 mereka. Ini adalah ketetapan Allah yang harus terjadi.


Apa sih pesan moral dari QS 33:36 dan QS 33:37 yang sangat kontradiktif itu? Mengapa satu wanita harus berganti suami menikahi dua pria dalam waktu sangat singkat, lengkap dengan ayat2 Qur'an segala? Apakah wajar bagi mertua untuk jatuh cinta dan berahi terhadap menantu sendiri? Muhammad itu jatuh cinta pada Zaynab saat Zaynab masih jadi istri Zayd. Gimana jika babehmu jatuh cinta dan berahi terhadap istrimu? Apakah lalu kamu akan menceraikan istrimu agar babehmu bisa/boleh halal ngesex dengan istrimu sendiri?


7 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Anda salah besar, Rasullullah tidak menikahi zainab karena nafsu birahi, tetapi karena merasa bersalah dan bertanggung jawab membuat keponakannya janda diusia muda.Karena pernikahn dengan Zahid juga usul rasulullah. Jika rasulullah jatuh hati pada Zainab, mengapa harus menikahkan anak angkatnya dengan zainab? mengapa bukan beliau sendiri yang menikahi zainab. Menikahkan Zinab dengan Zaid adalah bukti cinta Rasulullah terhadap anak angkatnya yang juga mantan budaknya. Darimana anda tahu bahwa Rasulullah menikahi Zainab tanpa izin walinya?. Seoga anada termasuk orang yang diberi hidayah. Bagiku agamaku dan bagiimu agamamu.
    http://risalahmutiaratauhid.blogspot.co.id/2015/04/asbabun-nuzul-surah-33-al-ahzab-ayat-36.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. km bahkan ga paham sama sekali ttg sejarah !! ky gini tipe muslim yg siap mati,membela sesuatu yg bahkan km sendiri ga paham atau tau,dan parahnya lg ga mau belajar utk tau ! baca sejarah dgn baik ! dlm keluargaku byk muslim,tp ga da yg sebodo km sampai sejarah agamamu sendiri km ga paham !!

      Hapus
  4. Saya setuju dengan perkiraan motif anda , sangat relevan dengan kondisi negara dan masyarakat sekarang , siapa yang punya kepentingan anda bisa menggunakan beberapa pasal /undang-undang untuk di plintir , tergantung tujuan dan kedudukan pelakunya(contohnya Surat Almaidah 51).Yang pasti jangan keraskan hatimu jika saatnya tiba untuk kebenaran,

    BalasHapus
  5. kasian...membaca komentar muslim yg membela junjungan nya.. dibela dgn nyawa dan darah ga kan buat itu jd emas.. membela itu sah2 dan hak masing2, tp saat pembelaanmu itu membunuh org lain atau memaksakan kehendak pd org lain,itu jd bukan lg hak atau sesuatu yg sah utk dilakukan.. pelajari sejarahmu dr segala sisi.jgn hy dengar dan lihat dr balik taplak meja,sesekali keluar dan lihatlah spt apa rumahmu,jgn cm dlm kamar tp berteriak triak lwt jendela kalau rumahmu paling bagus sekomplek, keluarlah.lihatlah sendiri rumahmu..hy dgn itu km bs memahami atau mengerti apa yg di lihat org lain atas rumahmu..baca dan cari literatur..byk pihak yg menulis kebenaran sejarah tidak krn condong pd sisi tertentu tp sebatas hy karena kebenaran sejarah itu sendiri. jgn hy baca sejarah versi sendiri atau versi golongan sendiri hingga percaya sampai siap mampusin org kiri kananmu..

    BalasHapus